Wiratno, Nabila Zabeham (2026) ANGKA KEJADIAN TB PARU PADA PASIEN PENDERITA DIABETES MELITUS DI RSPI PROF. DR. SULIANTI SAROSO PADA TAHUN 2024 DAN TINJAUANNYA DALAM PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (154kB) |
|
|
Text
02. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
03. SURAT PERNYATAAN.pdf Download (5MB) |
|
|
Text
04.ABSTRAK.pdf Download (146kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (150kB) |
|
|
Text
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (164kB) |
|
|
Text
12. BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
13. BAB III METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only Download (188kB) |
|
|
Text
14. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only Download (261kB) |
|
|
Text
15. BAB V PANDANGAN ISLAM.pdf Restricted to Registered users only Download (222kB) |
|
|
Text
16. BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN.pdf Restricted to Registered users only Download (132kB) |
|
|
Text
19. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Tuberkulosis (TB) dan Diabetes Melitus (DM) merupakan ancaman kesehatan global dengan beban ganda yang signifikan. Indonesia menempati peringkat kedua dunia dalam insidensi TB pada tahun 2023. Penyandang DM memiliki risiko 2–3 kali lipat lebih tinggi terkena TB akibat gangguan respons imun seluler dan disfungsi makrofag yang berkaitan dengan hiperglikemia. Komorbiditas ini memperburuk prognosis, serta meningkatkan risiko relaps dan mortalitas. Sebagai rumah sakit rujukan nasional penyakit infeksi, RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso memiliki peran krusial dalam penanganan TB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kejadian TB-DM serta faktorfaktor yang berhubungan pada pasien TB di RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif. Data diperoleh dari rekam medis pasien TB Paru di RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso selama periode tahun 2024 dengan teknik total sampling (N = 291). Variabel yang diteliti meliputi usia, jenis kelamin, status DM, dan hasil pengobatan. Analisis data meliputi analisis univariat untuk distribusi frekuensi, analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square, dan analisis multivariat dengan regresi logistik biner. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kejadian TB-DM pada pasien TB sebesar 27,1%. Sebagian besar kasus TB-DM ditemukan pada kelompok usia dewasa dan berjenis kelamin laki-laki. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara usia dan jenis kelamin dengan kejadian TB-DM (p < 0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa usia merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian TB-DM, sedangkan jenis kelamin tidak lagi bermakna secara statistik setelah dikontrol variabel lain. Selain itu, ditemukan bahwa usia dan status DM berhubungan signifikan dengan hasil prognosis pasien TB Paru. Kesimpulan: Terdapat keterkaitan yang erat antara penyakit metabolik (DM) dengan peningkatan kejadian penyakit infeksi menular (TB Paru). Tingginya angka kejadian TB-DM di RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso menegaskan pentingnya skrining rutin dan pengendalian glikemik yang ketat sebagai upaya preventif esensial untuk menurunkan morbiditas TB-DM serta memperbaiki hasil klinis pasien.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7959-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Tuberkulosis, Diabetes Melitus, Koinfeksi, Kejadian TB-DM. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RF Otorhinolaryngology R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 04:57 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 04:57 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15539 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
