Karmapala, Amelia Putri Sanca (2026) IDENTIFIKASI SPESIES Plasmodium DARI AMBON DAN TASIKMALAYA BERBASIS RT-PCR DAN ANALISIS VEKTOR POTENSIAL MALARIA SERTA TINJAUAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (26kB) |
|
|
Text
02. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (616kB) |
|
|
Text
03. SURAT PERNYATAAN.pdf Download (10MB) |
|
|
Text
05. ABSTRAK.pdf Download (85kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (100kB) |
|
|
Text
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (164kB) |
|
|
Text
12. BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (384kB) |
|
|
Text
13. BAB III METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only Download (180kB) |
|
|
Text
14. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only Download (235kB) |
|
|
Text
15. BAB V IDENTIFIKASI SPESIES Plasmodium DARI AMBON DAN TASIKMALAYA BERBASIS RT-PCR DAN ANALISIS.pdf Restricted to Registered users only Download (245kB) |
|
|
Text
16. BAB VI KESIMPULAN.pdf Restricted to Registered users only Download (79kB) |
|
|
Text
19. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (32kB) |
Abstract
Diagnostik malaria yang akurat sangat krusial untuk menentukan strategi eliminasi dan real-time PCR terbukti efektif mendeteksi parasitemia rendah yang sulit diidentifikasi secara mikroskopis. Sementara itu, untuk mengidentifikasi sampai level spesies, bisa menggunakan analisis melting-curve dengan cara membedakan suhu leleh (melting temperature/Tm) produk amplifikasi DNA yang spesifik pada tiap spesies berdasarkan karakteristik sekuens nukleotidanya. Pemanfaatan teknologi molekuler dalam memahami karakteristik Plasmodium sejalan dengan ajaran Islam yang mendorong manusia untuk menuntut dan mengembangkan pengetahuan tentang ciptaan Allah SWT. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi spesies Plasmodium penyebab malaria di Ambon dan Tasikmalaya menggunakan real-time PCR. Metodologi: Penelitian eksperimental ini terkumpul 8 sampel sediaan darah yang berasal dari Ambon dan Tasikmalaya. Sampel apusan darah dikerok dan DNA diisolasi menggunakan kit DNeasy Blood and Tissue Kit (Qiagen, Germany). Realtime PCR kemudian dilakukan untuk mengamplifikasi DNA target menggunakan kit Type-it HRM PCR Kit (Qiagen, Germany) pada instrumen RotorGene (Qiagen, Germany) dan dengan target gen 18S rRNA. Analisis HRM kemudian dilakukan untuk mengidentifikasi spesies berdasarkan melting-temperature dari amplikon. Selanjutnya data mengenai vektor potensial dan insiden malaria di Ambon dan Tasikmalaya juga dikumpulkan melalui data sekunder dan literatur ilmiah yang relevan. Hasil: Sebanyak 5 dari 8 sampel menunjukkan hasil positif amplifikasi real-time PCR. Berdasarkan analisis melting curve, ditemukan tiga sampel memiliki nilai Tm viii 80,3°C–80,7°C yang selanjutnya diidentifikasi sebagai Plasmodium vivax, dan dua sampel menunjukkan nilai Tm rentang 77,0°C–77,2°C yang mengindikasikan sebagai P. falciparum. Kemudian ditemukan juga jika berdasarkan data sekunder dan literatur ilmiah, vektor potensial malaria di wilayah Ambon didominasi oleh nyamuk Anopheles kelompok pesisir seperti Anopheles farauti dan An. subpictus, sedangkan di wilayah Tasikmalaya vektor potensial didominasi oleh Anopheles aconitus dan An. maculatus. Kesimpulan: Teknik real-time PCR berhasil mengidentifikasi P. vivax dan P. falciparum pada sampel asal Ambon dan Tasikmalaya. Kemudian, dengan adanya vektor potensial akan meningkatkan transmisi lokal walapun perbedaan distribusi spesiesnya diketahui lebih dipengaruhi oleh tingkat endemisitas wilayah dan mobilitas penduduk. Diagnostik molekuler dan informasi distribusi vektor potensila malasia ini sangat penting untuk mengetahui potensi transmisi lokal malaria sekaligus dapat mendukung program eliminasi malaria nasional.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7936-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Plasmodium, Real-Time PCR, Melting Curve, Ambon, Tasikmalaya |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc Q Science > QL Zoology Q Science > QR Microbiology > QR355 Virology R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 02:09 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 02:09 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15525 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
