Prawira, Darien Yoga Adi (2026) GAMBARAN KUALITAS HIDUP PASIEN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DAN PREMATUR DI RUMAH SAKIT YARSI TAHUN 2020 – 2024 SERTA TINJAUAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (72kB) |
|
|
Text
02. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (129kB) |
|
|
Text
03. SURAT PERNYATAAN.pdf Download (998kB) |
|
|
Text
04. ABSTRAK.pdf Download (97kB) |
|
|
Text
10. BAB I.pdf Download (116kB) |
|
|
Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (114kB) |
|
|
Text
11. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (194kB) |
|
|
Text
12. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (180kB) |
|
|
Text
13. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (140kB) |
|
|
Text
14. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (259kB) |
|
|
Text
15. BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (100kB) |
|
|
Text
18. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (337kB) |
Abstract
Berat badan lahir rendah (BBLR) dan lahir prematur dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti stunting, kesulitan pernapasan, gangguan gastrointestinal, serta alergi sehingga berpengaruh dalam kualitas hidup anak yang menurun. Faktor risiko pada ibu mencakup riwayat anemia, infeksi vaginal, dan hipertensi. Kualitas hidup yang dievaluasi mencakup aspek pencernaan, kulit, paruparu, liveliness, perilaku, masalah tidur, napsu makan, mood positif, ansietas, fungsi sosial, fungsi motorik, dan komunikasi. Kualitas hidup dalam islam dijelaskan oleh konsep hayatan tayyiban yaitu ketentraman, ketenangan hati, ataupun batin. Metode: Penelitian ini adalah penelitian cross-sectional dengan analisis multivariat dengan populasi berasal dari 100 pasien anak BBLR dan/atau lahir prematur di RS Yarsi. Data dikumpulkan dengan wawancara langsung menggunakan TAPQOL. Hasil: Analisis dilakukan dengan uji t independen didapatkan hasil dari kategori Masalah Pencernaan, Masalah Kulit, Masalah Paru-paru, dan Mood Positif memiliki skor yang secara signifikan lebih rendah dibandingkan pasien sehat dan hasil regresi linier mendapatkan BBLR dan usia gestasi mempengaruhi faktor Masalah Pencernaan dengan signifikan dan usia gestasi juga mempengaruhi napsu makan. Kesimpulan: BBLR dan lahir prematur berhubungan dengan penurunan kualitas hidup anak pada beberapa aspek, terutama masalah pencernaan, kulit, paru-paru, dan mood. Hasil dapat disimpulkan bahwa BBLR dan usia gestasi hanya mempengaruhi masalah pencernaan dan napsu makan. Pandangan Islam mendukung peningkatan kualitas hidup dengan konsep hayatan tayyibah
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7938-FK |
| Uncontrolled Keywords: | BBLR, Prematur, Kualitas Hidup, Anak, Perspektif Islam |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc Q Science > QM Human anatomy R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RG Gynecology and obstetrics R Medicine > RJ Pediatrics R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 01:46 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 01:46 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15523 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
