Arrafi, Abdurahman (2026) UJI STABILITAS DAN UJI SENSITIVITAS FORMULASI GETAH JATROPHA MULTIFIDA L-PLASENTA PADA LUKA TIKUS PUTIH JANTAN DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01 COVER.pdf Download (187kB) |
|
|
Text
02 HALAMAN PENGESAHA.pdf Download (313kB) |
|
|
Text
03 SURAT PERNYATAAN.pdf Download (278kB) |
|
|
Text
05 ABSTRAK.pdf Download (261kB) |
|
|
Text
08 BAB I.pdf Download (264kB) |
|
|
Text
14 DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (213kB) |
|
|
Text
09 BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (487kB) |
|
|
Text
10 BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (356kB) |
|
|
Text
11 BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (548kB) |
|
|
Text
12 BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (386kB) |
|
|
Text
13 BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (208kB) |
|
|
Text
16.LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (487kB) |
Abstract
Luka merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi cukup tinggi di Indonesia. Pengobatan konvensional menggunakan povidone iodine memiliki efek samping seperti iritasi. Getah Jatropha multifida L. terbukti efektif untuk penyembuhan luka karena memiliki aktivitas antibakteri, antiinflamasi, dan antioksidan, namun dapat menimbulkan rasa nyeri akibat kandungan getahnya. Penambahan plasenta yang kaya akan faktor pertumbuhan diharapkan dapat mengurangi efek nyeri tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji stabilitas dan sensitivitas formulasi getah Jatropha multifida L-Plasenta pada luka tikus putih jantan serta meninjau pandangan Islam terkait pemakaian plasenta untuk tujuan pengobatan. Metode: Uji stabilitas dilakukan dengan mengamati parameter organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, dan daya lekat selama 4 minggu pada suhu 5°C, 25°C, dan 40°C. Uji sensitivitas dilakukan dengan metode skin prick test dan tanpa skin prick test untuk mengevaluasi tingkat iritasi berdasarkan skor Primary Irritation Index (PII). Tinjauan Islam dilakukan melalui kajian ayat Al-Qur'an, hadits, dan Fatwa MUI. Hasil: Uji stabilitas menunjukkan formulasi paling stabil pada suhu 5°C dengan mempertahankan bentuk, warna, dan bau selama 4 minggu, namun kurang stabil pada suhu 25°C dan 40°C. Homogenitas tetap terjaga pada semua suhu. pH dalam rentang 4−5. Daya sebar yang dihasilkan 5,3−5,8 cm. Daya lekat yang dihasilkan 20−26 detik. Dari perspektif Islam, penggunaan Jatropha multifida L. dan plasenta hewan halal untuk pengobatan diperbolehkan selama memenuhi syarat syariah. Kesimpulan: Formulasi getah Jatropha multifida L-Plasenta stabil pada suhu 5°C dan terbukti aman digunakan secara topikal. Penggunaan formulasi getah Jatropha multifida L-Plasenta untuk pengobatan diperbolehkan dalam Islam dengan syarat tertentu
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7929-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Jatropha multifida L., pandangan Islam, plasenta, uji stabilitas, uji sensitivitas |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc Q Science > QL Zoology R Medicine > R Medicine (General) |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 04:27 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 04:27 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15511 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
