Abidin, Qorri Hayatunnissa (2025) FAKTOR RISIKO PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP TERJADINYA DIARE DENGAN DEHIDRASI PADA BAYI DI RS ISLAM SUKAPURA JAKARTA UTARA PADA BULAN SEPTEMBER TAHUN 2023 HINGGA BULAN SEPTEMBER TAHUN 2024 DAN TINJAUANNYA DALAM PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01 COVER.pdf Download (167kB) |
|
|
Text
02 HALAMAN PENGESAHA.pdf Download (370kB) |
|
|
Text
03 SURAT PERNYATAAN.pdf Download (390kB) |
|
|
Text
04 ABSTRAK.pdf Download (212kB) |
|
|
Text
07 BAB I.pdf Download (237kB) |
|
|
Text
13 DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (200kB) |
|
|
Text
08 BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (509kB) |
|
|
Text
09 BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (400kB) |
|
|
Text
10 BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (406kB) |
|
|
Text
11 BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (349kB) |
|
|
Text
12 BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (254kB) |
|
|
Text
15.LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (338kB) |
Abstract
Diare dengan dehidrasi masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama pada bayi dan dapat meningkatkan angka kesakitan serta kematian, terutama pada usia di bawah dua tahun. Salah satu upaya pencegahan yang efektif adalah pemberian air susu ibu (ASI) secara eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan. Namun, cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih belum optimal sehingga bayi tetap berisiko mengalami penyakit infeksi, termasuk diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko pemberian ASI eksklusif terhadap terjadinya diare dengan dehidrasi pada bayi di RS Islam Sukapura Jakarta Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian berjumlah 463 bayi usia 13–24 bulan yang memenuhi kriteria inklusi. Data diperoleh dari rekam medis pasien yang mencakup riwayat pemberian ASI eksklusif dan kejadian diare dengan dehidrasi. Analisis data dilakukan secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara variabel penelitian dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar bayi mendapatkan ASI eksklusif dan tidak mengalami diare dengan dehidrasi. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian ASI eksklusif dan kejadian diare dengan dehidrasi pada bayi (p<0,05). Bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif memiliki risiko lebih tinggi mengalami diare dengan dehidrasi dibandingkan bayi yang mendapatkan ASI eksklusif. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dan kejadian diare dengan dehidrasi pada bayi. Pemberian ASI eksklusif berperan sebagai faktor protektif terhadap terjadinya diare dengan dehidrasi, sehingga perlu terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif kesehatan bayi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7919-FK |
| Uncontrolled Keywords: | ASI eksklusif, diare, dehidrasi, bayi, faktor risiko. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc Q Science > QR Microbiology R Medicine > RC Internal medicine R Medicine > RJ Pediatrics R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 06:32 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 06:32 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15500 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
