Irvan, Muhammad (2025) HUBUNGAN PROFIL LIPID DENGAN PENDERITA GANGGUAN PENDENGARAN DI RSUD KOJA 2021-2024 DAN TINJAUANNYA DALAM PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
1. Cover.pdf Download (67kB) |
|
|
Text
3. Halaman Pengesahan.pdf Download (275kB) |
|
|
Text
4. Surat pernyataan.pdf Download (222kB) |
|
|
Text
5. Abstrak-Abstract.pdf Download (722kB) |
|
|
Text
8. BAB 1.pdf Download (209kB) |
|
|
Text
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (437kB) |
|
|
Text
9. BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (616kB) |
|
|
Text
10. BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (232kB) |
|
|
Text
11. BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (260kB) |
|
|
Text
12. BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (244kB) |
|
|
Text
13. BAB 6.pdf Restricted to Registered users only Download (171kB) |
|
|
Text
17. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (306kB) |
Abstract
Profil lipid merupakan gambaran kadar lemak dalam darah yang terdiri dari kolesterol total, Low-Density Lipoprotein (LDL), High-Density Lipoprotein (HDL), dan trigliserida. Ketidakseimbangan profil lipid dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah kecil yang mensuplai koklea sehingga menyebabkan kerusakan sel rambut sensori dan gangguan pendengaran. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara profil lipid dengan gangguan pendengaran pada pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja periode 2021–2024 serta meninjaunya dalam perspektif Maqashid Syariah. Penelitian menggunakan desain potong lintang (cross-sectional) berdasarkan data rekam medis 108 pasien. Hasil menunjukkan bahwa 54,63% pasien memiliki profil lipid abnormal, dan 71,30% pasien mengalami gangguan pendengaran. Analisis menunjukkan bahwa profil lipid tidak berhubungan secara signifikan dengan gangguan pendengaran pada pasien RSUD Koja. Dalam sudut pandang Islam, menjaga kesehatan pendengaran merupakan bagian dari menjaga jiwa (hifzh al-nafs) dan menjaga akal (hifzh al-‘aql). Hasil penelitian ini menekankan pentingnya pemantauan profil lipid sebagai upaya pencegahan gangguan pendengaran, baik secara medis maupun spiritual. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Penelitian dilaksanakan di RSUD Koja Jakarta Utara dengan menggunakan data rekam medis pasien periode 2021– 2024. Populasi penelitian adalah seluruh pasien yang memiliki data hasil pemeriksaan profil lipid dan pemeriksaan pendengaran melalui audiometri selama periode penelitian. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling v berdasarkan kriteria inklusi, yaitu pasien berusia 18 tahun ke atas yang memiliki hasil pemeriksaan profil lipid lengkap, meliputi kolesterol total, Low-Density Lipoprotein (LDL), High-Density Lipoprotein (HDL), dan trigliserida, serta memiliki hasil pemeriksaan audiometri yang terdokumentasi. Hasil: hasil penelitian, sebagian besar responden merupakan pasien dengan profil lipid yang tidak normal dan memiliki riwayat gangguan pendengaran. Analisis univariat menunjukkan bahwa 54,63% responden memiliki abnormalitas HDL– LDL dan sebesar 71,30% mengalami gangguan pendengaran. Uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,607 sehingga tidak terdapat hubungan bermakna antara profil lipid dan gangguan pendengaran pada pasien di RSUD Koja periode 2021– 2024. Temuan ini diperkuat dengan nilai koefisien Phi dan Cramer’s V sebesar 0,499 yang mengindikasikan kekuatan hubungan tidak signifikan. Dengan demikian, profil lipid tidak terbukti meningkatkan risiko gangguan pendengaran pada populasi penelitian ini. Dalam pandangan Islam, menjaga kesehatan pendengaran termasuk bagian dari hifzh al-nafs dan hifzh al-‘aql, sehingga upaya menjaga metabolisme tubuh tetap menjadi amanah yang harus dijalankan. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara profil lipid dan gangguan pendengaran pada pasien di RSUD Koja periode 2021–2024, meskipun prevalensi gangguan pendengaran cukup tinggi dan sebagian besar responden memiliki profil lipid abnormal. Dalam pandangan Islam, menjaga kesehatan pendengaran dan kestabilan metabolik merupakan bagian dari hifz al-nafs dan hifz al-‘aql, sehingga setiap individu berkewajiban menjaga kesehatannya sebagai amanah yang dipertanggung jawabkan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7913-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Profil lipid; Gangguan pendengaran; Low-Density Lipoprotein; High-Density Lipoprotein; Maqashid Syariah |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Civil Engineering and the Environment Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Electronics and Computer Science Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 01:19 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 01:22 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15489 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
