Izzati, Haninthya Nurul (2025) HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH DAN RISIKO DIABETES MELLITUS TIPE 2 PADA DEWASA USIA 30-50 TAHUN DI PUSKESMAS KECAMATAN SENEN DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLA. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01_COVER_HANINTHYA NURUL IZZATI.pdf Download (19kB) |
|
|
Text
02_HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (397kB) |
|
|
Text
03 SURAT PERNYATAAN TTD MATERAI_HANINTHYA NURUL IZZATI.pdf Download (352kB) |
|
|
Text
05_ABSTRAK_HANINTHYA NURUL IZZATI.pdf Download (236kB) |
|
|
Text
08_BAB 1_HANINTHYA NURUL IZZATI.pdf Download (412kB) |
|
|
Text
14_DAFTAR PUSTAKA_HANINTHYA NURUL IZZATI.pdf Download (138kB) |
|
|
Text
09_BAB 2_HANINTHYA NURUL IZZATI.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
10_ BAB 3_HANINTHYA NURUL IZZATI.pdf Restricted to Registered users only Download (167kB) |
|
|
Text
11_BAB 4_HANINTHYA NURUL IZZATI.pdf Restricted to Registered users only Download (175kB) |
|
|
Text
12_BAB 5_HANINTHYA NURUL IZZATI.pdf Restricted to Registered users only Download (408kB) |
|
|
Text
13_BAB 6_HANINTHYA NURUL IZZATI.pdf Restricted to Registered users only Download (135kB) |
|
|
Text
16_LAMPIRAN_HANINTHYA NURUL IZZATI.pdf Restricted to Registered users only Download (228kB) |
Abstract
Diabetes Mellitus Tipe 2 (DM Tipe 2) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat, terutama pada kelompok usia produktif. Salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi adalah Indeks Massa Tubuh (IMT), yang mencerminkan status berat badan seseorang. Peningkatan IMT diketahui dapat meningkatkan resistensi insulin dan berkontribusi terhadap terjadinya DM Tipe 2. Sementara itu, faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi adalah faktor genetik, jenis kelamin, dan usia. Di Indonesia khususnya di wilayah perkotaan besar termasuk wilayah Ibukota Jakarta, berdasarkan temuan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), data survey nasional Indonesia tahun 2013 menunjukan bahwa prevalensi obesitas meningkatkan resiko dua kali lipat mengalami diabetes mellitus tipe 2, serta empat kali beresiko mengalami komorbid diabetes mellitus-hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan crosssectional yang menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien dewasa usia 30-50 tahun di Puskesmas Senen Periode 2022-2023. Sampel berjumlah 150 responden yang diambil secara total sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil: Dari 150 responden, berusia 30-40 dan 41-50 tahun, Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden dengan Indeks Massa Tubuh kategori overweight dan obesitas memiliki risiko tinggi mengalami Diabetes Mellitus Tipe 2. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh dan risiko Diabetes Mellitus Tipe 2 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh dan risiko Diabetes Mellitus Tipe 2 pada dewasa usia 30–50 tahun di Puskesmas Kecamatan Senen periode 2022-2023. Diperlukan upaya promotif dan preventif, serta tinjauannya menurut Islam yang berupa edukasi mengenai pentingnya menjaga berat badan ideal untuk menurunkan risiko Diabetes Mellitus Tipe 2 pada usia produktif.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7904-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Usia, Jenis Kelamin, IMT, Diabetes Mellitus Tipe 2, Puskesmas Kecamatan Senen |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RC Internal medicine R Medicine > RJ Pediatrics |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 04:56 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 04:56 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15470 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
