Zahwa, Iren (2025) HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN STATUS GIZI BERDASARKAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) PADA REMAJA DI SMK NEGERI 39 JAKARTA DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (273kB) |
|
|
Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (58kB) |
|
|
Text
3. SURAT PERNYATAAN.pdf Download (53kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (442kB) |
|
|
Text
7. BAB I.pdf Download (517kB) |
|
|
Text
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (383kB) |
|
|
Text
8. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
9. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (546kB) |
|
|
Text
10. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (429kB) |
|
|
Text
11. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (560kB) |
|
|
Text
12. BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (562kB) |
|
|
Text
14. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Kualitas tidur yang buruk pada remaja dapat memengaruhi keseimbangan status gizi melalui gangguan regulasi hormon leptin dan ghrelin yang mengatur rasa lapar dan kenyang. Ketidakseimbangan hormon akibat kurang tidur dapat meningkatkan asupan makanan atau mengganggu metabolisme, sehingga berdampak pada perubahan Indeks Massa Tubuh (IMT). Dalam perspektif Islam, Tidur yang berkualitas serta asupan gizi yang seimbang merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan sebagaimana dianjurkan dalam ajaran Islam. Metode: Penelitian ini adalah studi analitik observasional dengan desain crosssectional untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dan status gizi (IMT) pada remaja SMK Negeri 39 Jakarta. Sampel berjumlah 52 siswa berusia 15–18 tahun yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data diperoleh dari kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur dan pengukuran antropometri untuk menghitung IMT. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square atau Fisher’s Exact Test. Hasil: Distribusi status gizi menunjukkan 36,5% responden ber-IMT normal, 36,5% berat badan kurang, dan 26,9% berat badan lebih. Pengetahuan tentang kualitas tidur tergolong baik pada 90,4% responden dan cukup pada 9,6%. Kualitas tidur dinilai baik pada 53,8% responden dan buruk pada 46,2%. Uji Chi-Square menghasilkan p = 0,587 (p > 0,05), sehingga tidak ada hubungan signifikan antara kualitas tidur dan status gizi. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur dan status gizi berdasarkan IMT, namun tidur yang cukup tetap penting untuk menjaga keseimbangan hormon dan berat badan ideal. Perspektif Islam menekankan pentingnya menjaga kesehatan melalui pola tidur yang baik serta konsumsi makanan halal, thayyib, dan seimbang sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | S-7895-FK |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RJ Pediatrics |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 06:36 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 06:36 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15461 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
