Ramadhanti, Jauza Ramadhanti (2025) HUBUNGAN PENGETAHUAN PENGGUNAAN OBAT ANALGESIK UNTUK NYERI HAID (DISMENOREA) TERHADAP AKTIVITAS SEHARI-HARI PADA MAHASISWI FK YARSI ANGKATAN 2023-2024 DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01 COVER.pdf Download (179kB) |
|
|
Text
02 HALAMAN PENGESAHA.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
03 SURAT PERNYATAAN.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
04 ABSTRAK.pdf Download (262kB) |
|
|
Text
07 BAB I.pdf Download (275kB) |
|
|
Text
13 DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (249kB) |
|
|
Text
08 BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (357kB) |
|
|
Text
09 BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (338kB) |
|
|
Text
10 BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (306kB) |
|
|
Text
11 BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (293kB) |
|
|
Text
12 BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (204kB) |
|
|
Text
15.LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (469kB) |
Abstract
Dismenorea merupakan nyeri haid yang umum dialami wanita usia reproduksi dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Banyak wanita menggunakan obat analgesik yang dijual bebas untuk menekan rasa nyeri setiap periode menstruasi, salah satunya golongan OAINS. Namun, penggunaan tanpa pengetahuan yang memadai mengenai dosis, efek samping, dan cara penggunaan berpotensi menimbulkan risiko bagi kesehatan. Kondisi ini menunjukkan pentingnya pemahaman yang baik mengenai penggunaan obat analgesik dalam mengelola nyeri haid agar kenyamanan beraktivitas sehari-hari tetap terjaga tanpa mengganggu produktivitas. Metodologi: Desain penelitian yaitu kuantitatif analitik dengan pendekatan crosssectional. Sampel terdiri dari 82 mahasiswi FK YARSI angkatan 2023–2024 yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Google Form yang mencakup penilaian tingkat pengetahuan penggunaan obat analgesik dengan skala Likert, kenyamanan beraktivitas sehari-hari dengan Dysmenorrhea Symptom Interference (DSI) Scale, serta derajat nyeri dengan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan cukup mengenai penggunaan obat analgesik (60%), sedangkan gangguan aktivitas sehari-hari mayoritas berada pada kategori berat (63%). Uji chisquare menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan kenyamanan beraktivitas (p=0,793). Temuan ini menegaskan bahwa meskipun pengetahuan cukup, faktor lain seperti intensitas nyeri dan perlunya strategi non-farmakologis turut memengaruhi kenyamanan. Dalam perspektif Islam, pengetahuan yang tepat mengenai penggunaan obat analgesik membantu mahasiswi mengelola nyeri haid secara bijak sesuai anjuran agama, sehingga aktivitas sehari-hari dapat dilakukan secara optimal. Simpulan: Tidak ditemukan hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan kenyamanan beraktivitas. Mayoritas responden memiliki pengetahuan yang cukup mengenai penggunaan obat analgesik, tetapi gangguan aktivitas berat akibat nyeri haid tetap terasa di kehidupan sehari-hari. Edukasi berkelanjutan dan pemanfaatan strategi non-farmakologis diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan dan produktivitas saat menstruasi. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar edukasi dan intervensi yang lebih efektif untuk mengelola dismenorea, terutama di kalangan wanita usia produksi seperti mahasiswi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7883-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Dismenorea, obat analgesik, tingkat pengetahuan, kenyamanan beraktivitas, DSI, NRS. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 02:20 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 02:20 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15444 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
