Tsurayya, Tawfiqah (2025) PERUBAHAN KADAR HEMOGLOBIN SEBELUM DAN SESUDAH SECTIO CAESAREA SERTA HUBUNGANNYA DENGAN USIA DAN PARITAS PADA IBU HAMIL DI RUMAH SAKIT YARSI PERIODE JANUARI – OKTOBER 2025 DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. HALAMAN JUDUL.pdf Download (126kB) |
|
|
Text
02. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (396kB) |
|
|
Text
03. SURAT PERNYATAAN.pdf Download (140kB) |
|
|
Text
04. ABSTRAK.pdf Download (306kB) |
|
|
Text
10. BAB I.pdf Download (303kB) |
|
|
Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (552kB) |
|
|
Text
11. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (541kB) |
|
|
Text
12. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (341kB) |
|
|
Text
13. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (393kB) |
|
|
Text
14. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (364kB) |
|
|
Text
15. BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (177kB) |
|
|
Text
18. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (686kB) |
Abstract
Sectio Caesarea (SC) merupakan salah satu tindakan persalinan yang dapat memengaruhi kondisi fisiologis ibu, salah satunya kadar hemoglobin (Hb). Perubahan kadar Hb setelah SC dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk usia dan paritas ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar hemoglobin sebelum dan sesudah sectio caesarea serta hubungannya dengan usia dan paritas pada ibu hamil di Rumah Sakit YARSI, serta meninjau tindakan sectio caesarea dalam perspektif Islam berdasarkan maqasid syari‘ah, khususnya dalam menjaga jiwa (hifz al-nafs). Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder rekam medis ibu hamil yang menjalani sectio caesarea di Rumah Sakit YARSI periode Januari–Oktober 2025. Sampel penelitian berjumlah 292 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji paired t-test untuk menilai perbedaan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah SC serta uji Chi-Square untuk menganalisis hubungan usia dan paritas dengan perubahan kadar hemoglobi. Hasil: Rerata kadar hemoglobin sebelum sectio caesarea adalah 11,71 g/dL dan setelah sectio caesarea 11,84 g/dL. Hasil uji paired t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara kadar hemoglobin sebelum dan sesudah SC (p = 0,171). Mayoritas ibu hamil berada pada kelompok usia 20–35 tahun (83,9%) dengan paritas terbanyak adalah primipara (44,5%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara usia dengan perubahan kadar hemoglobin (p = 0,555) maupun antara paritas dengan perubahan kadar hemoglobin (p = 0,221). Simpulan: Tidak terdapat perubahan signifikan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah sectio caesarea, serta tidak ditemukan hubungan antara usia maupun paritas dengan perubahan kadar hemoglobin pada ibu hamil di Rumah Sakit YARSI. Dalam perspektif Islam, tindakan sectio caesarea diperbolehkan selama dilakukan berdasarkan indikasi medis dan bertujuan untuk menjaga keselamatan jiwa ibu dan janin sesuai prinsip hifz al-nafs dalam maqasid syari‘ah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7866-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Sectio Caesarea, Hemoglobin, Usia, Paritas, Maqasid Syari‘ah. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RC Internal medicine R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 06:40 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 06:40 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15424 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
