Barraq, Muhammad Arkan (2025) KORELASI ANTARA INTENSITAS PENGGUNAAN GAWAI DAN TAJAM PENGLIHATAN PADA SISWA/I SMA AL AZHAR 2 PEJATEN DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
1. COVER dan HALAMAN JUDUL.pdf Download (116kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (157kB) |
|
|
Text
3. SURAT PERNYATAAN.pdf Download (182kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK-ABSTRACT.pdf Download (221kB) |
|
|
Text
7. BAB 1.pdf Download (217kB) |
|
|
Text
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (189kB) |
|
|
Text
8. BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (502kB) |
|
|
Text
9. BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (355kB) |
|
|
Text
10. BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (323kB) |
|
|
Text
11. BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (325kB) |
|
|
Text
12. BAB 6.pdf Restricted to Registered users only Download (214kB) |
|
|
Text
15. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (401kB) |
Abstract
Penggunaan gawai pada remaja meningkat secara signifikan seiring berkembangnya teknologi digital. Paparan layar gawai yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan penglihatan seperti penurunan ketajaman visus. Siswa SMA, sebagai pengguna aktif gawai untuk aktivitas akademik maupun hiburan, menjadi kelompok rentan mengalami gangguan mata akibat intensitas penggunaan yang tinggi. Dalam perspektif Islam, pemanfaatan teknologi diperbolehkan selama memberikan manfaat dan tidak menimbulkan mudarat, termasuk menjaga kesehatan mata sebagai amanah Allah SWT. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan total 150 responden siswa/i SMA Islam Al Azhar 2 Pejaten. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner intensitas penggunaan gawai dan pemeriksaan ketajaman penglihatan menggunakan Snellen Chart. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan uji Chi-Square untuk melihat korelasi antara intensitas penggunaan gawai dan penurunan ketajaman visus. Tinjauan etika Islam dianalisis secara deskriptif berdasarkan literatur tafsir dan prinsip maqāṣid al-syarī‘ah. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menggunakan gawai ≥ 2 jam per hari dan mengalami gangguan ketajaman penglihatan pada kategori ringan hingga berat. Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan bermakna antara intensitas penggunaan gawai dan ketajaman penglihatan siswa. Penggunaan gawai yang berlebihan terbukti meningkatkan risiko penurunan visus. Tinjauan etika Islam menegaskan bahwa setiap muslim wajib menjaga kesehatan mata, menjauhi mudarat, serta menerapkan keseimbangan dalam menggunakan teknologi. Kesimpulan: Terdapat korelasi signifikan antara intensitas penggunaan gawai dan ketajaman penglihatan siswa. Penggunaan gawai yang berlebihan meningkatkan risiko gangguan visus. Islam memberikan solusi etis melalui prinsip kemaslahatan, moderasi, dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi agar kesehatan mata tetap terjaga.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7849-FK |
| Uncontrolled Keywords: | penggunaan gawai, ketajaman penglihatan, remaja, etika Islam, kesehatan digital |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RE Ophthalmology R Medicine > RJ Pediatrics |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 03:06 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 03:10 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15406 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
