Ramadhani, Himaulya Lintang (2025) PERBANDINGAN FLORA UDARA SEBELUM DAN SESUDAH PEMBELAJARAN DI RUANG SKILL LAB DAN TUTORIAL FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI DAN TINJAUAN DALAM PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (28kB) |
|
|
Text
02. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
03. SURAT PERNYATAAN.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
04. ABSTRAK.pdf Download (146kB) |
|
|
Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (141kB) |
|
|
Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (157kB) |
|
|
Text
11. BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (241kB) |
|
|
Text
12. BAB III METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only Download (132kB) |
|
|
Text
13. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only Download (172kB) |
|
|
Text
14. BAB V PERBANDINGAN FLORA UDARA SEBELUM DAN SESUDAH PEMBELAJARAN DI RUANG SKILL LAB DAN TUTORI.pdf Restricted to Registered users only Download (271kB) |
|
|
Text
15. BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN.pdf Restricted to Registered users only Download (16kB) |
|
|
Text
18. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Kualitas udara dalam ruangan (Indoor Air Quality/IAQ) merupakan faktor penting yang memengaruhi kesehatan dan konsentrasi penghuni, khususnya di lingkungan pendidikan seperti ruang skill lab dan tutorial. Aktivitas pembelajaran, kepadatan penghuni, penggunaan peralatan, serta sistem ventilasi berperan dalam memengaruhi keberadaan mikroorganisme udara. Kondisi ruang ber-AC tanpa ventilasi alami berpotensi meningkatkan akumulasi flora udara dibandingkan ruang dengan ventilasi alami. Keberadaan mikroorganisme udara, meskipun tidak terhindarkan, dapat menimbulkan risiko gangguan kesehatan respiratori, sehingga diperlukan pengelolaan kebersihan dan kualitas udara yang optimal. Metodologi: Penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif kualitatif dengan jumlah sampel sebanyak 20. Pengambilan sampel dilakukan pada pagi hari sebelum pembelajaran dan sore hari sesudah pembelajaran menggunakan metode settle plate pada media Nutrient Agar. Sampel diinkubasi selama 48 jam pada suhu 35–37°C, kemudian jumlah koloni bakteri dihitung dalam satuan CFU untuk menilai peningkatan flora udara dan dilakukan identifikasi sifat bakteri menggunakan pewarnaan Gram. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah mikroorganisme udara di 5 ruang Skill Lab dan 5 Tutorial masih berada di bawah ambang batas standar kualitas udara, yaitu kurang dari 700 CFU/m³. Meskipun demikian, terdapat peningkatan jumlah koloni flora udara yang signifikan setelah kegiatan pembelajaran berlangsung. Jumlah koloni terendah yang ditemukan adalah 0 CFU/m³, sedangkan jumlah tertinggi mencapai 13 CFU/m³. Peningkatan jumlah mikroorganisme udara diduga berkaitan dengan aktivitas manusia, kepadatan penghuni, serta mobilitas selama kegiatan pembelajaran. Hasil identifikasi mikroskopik menunjukkan dominasi bakteri Coccus positif Gram dan ditemukan beberapa bakteri batang negatif Gram. Simpulan: Jumlah mikroorganisme udara di ruang Skill Lab dan Tutorial Fakultas Kedokteran Universitas YARSI masih memenuhi standar kualitas udara. Meskipun demikian, aktivitas pembelajaran berkontribusi terhadap peningkatan jumlah mikroorganisme udara, sehingga diperlukan pengelolaan lingkungan ruangan yang optimal untuk menjaga kualitas udara tetap baik
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7836-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Kualitas udara dalam ruangan, flora udara, mikroorganisme, ruang skill lab, ruang tutorial. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc L Education > LB Theory and practice of education Q Science > QR Microbiology R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 08:23 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 08:23 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15395 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
