Search for collections on Universitas YARSI Repository

PERBANDINGAN KADAR AMILUM PADA NASI PUTIH BARU MATANG DENGAN NASI PUTIH YANG DISIMPAN DI SUHU RUANG DENGAN BERBAGAI VARIASI WAKTU MENGGUNAKAN UJI IODIDA DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM

Hidayat, Tasya (2024) PERBANDINGAN KADAR AMILUM PADA NASI PUTIH BARU MATANG DENGAN NASI PUTIH YANG DISIMPAN DI SUHU RUANG DENGAN BERBAGAI VARIASI WAKTU MENGGUNAKAN UJI IODIDA DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.

[thumbnail of 1. HALAMAN JUDUL.pdf] Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf

Download (137kB)
[thumbnail of 2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (300kB)
[thumbnail of 3. SURAT PERNYATAAN.pdf] Text
3. SURAT PERNYATAAN.pdf

Download (255kB)
[thumbnail of 4. ABSTRAK.pdf] Text
4. ABSTRAK.pdf

Download (131kB)
[thumbnail of 7. BAB I.pdf] Text
7. BAB I.pdf

Download (120kB)
[thumbnail of 13. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (90kB)
[thumbnail of 8. BAB II.pdf] Text
8. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (226kB)
[thumbnail of 9. BAB III.pdf] Text
9. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (320kB)
[thumbnail of 10. BAB IV.pdf] Text
10. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (419kB)
[thumbnail of 11. BAB V.pdf] Text
11. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (296kB)
[thumbnail of 12.  BAB VI.pdf] Text
12. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (99kB)
[thumbnail of 15. LAMPIRAN.pdf] Text
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)

Abstract

Diabetes Melitus adalah penyakit metabolik yang memiliki karakteristik kadar glukosa darah yang tinggi. Nasi merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia yang memiliki indeks glikemik yang tinggi dan memiliki kandungan karbohidrat sebagai kandungan terbesar didalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nasi yang terbaik untuk dikonsumsi yang berfungsi untuk mencegah diabetes melitus. Metodologi Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental in vitro dengan kelompok sampel nasi putih yang tersimpan 0, 4, 12, dan 24 jam, kemudian sampel diuji kadar amilumnya menggunakan uji iodida dan data dianalisis menggunakan uji T untuk menentukan perbandingan kadar amilum pada nasi putih baru matang dengan nasi putih yang disimpan di suhu ruang menggunakan variasi waktu. Hasil Pada penelitian ini menunjukkan bahwa kadar amilum pada nasi putih yang baru matang sebesar 17,38% lebih tinggi daripada kadar amilum pada nasi putih yang disimpan di suhu ruang dengan variasi waktu 4, 12, dan 24 jam yaitu sebesar 12,76%, 10,31%, dan 9,48%. Kemudian, hasil uji statistik T test didapatkan nilai p<0,05 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar amilum nasi putih yang disimpan di suhu ruang menggunakan berbagai variasi waktu dan nasi putih yang baru matang. Simpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar amilum pada nasi putih yang disimpan di suhu ruang dengan berbagai variasi waktu lebih rendah secara signifikan daripada nasi putih baru matang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nasi putih yang disimpan di suhu ruang lebih baik untuk dikonsumsi karena memiliki kadar amilum yang lebih rendah sehingga baik dikonsumsi bagi tubuh dibandingan dengan mengkonsumsi nasi putih yang baru matang

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: S-7823-FK
Uncontrolled Keywords: Nasi Putih, Amilum, Suhu Ruang, Uji Iodida, Diabetes Melitus
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Q Science > Q Science (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine
Depositing User: Mr. Administrator System Admin
Date Deposited: 15 Jul 2026 08:28
Last Modified: 15 Jul 2026 08:28
URI: http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15380

Actions (login required)

View Item View Item