Aprilia, Ungki (2024) HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN PADA DM TIPE 2 DENGAN KEJADIAN RETINOPATI DIABETIK DI RUMAH SAKIT PURI CINERE PADA TAHUN 2022-2023 DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
1. COVER.pdf Download (134kB) |
|
|
Text
2. SURAT PENGESAHAN.pdf Download (68kB) |
|
|
Text
3. SURAT PERNYATAAN.pdf Download (59kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK-ABSTRACT.pdf Download (156kB) |
|
|
Text
7. BAB I.pdf Download (154kB) |
|
|
Text
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (299kB) |
|
|
Text
8. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (483kB) |
|
|
Text
9. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (54kB) |
|
|
Text
10. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (191kB) |
|
|
Text
11. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (240kB) |
|
|
Text
12. BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (159kB) |
|
|
Text
14. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (939kB) |
Abstract
Retinopati Diabetik merupakan suatu komplikasi mikrovaskular yang disebabkan oleh hiperglikemia pada penderita DM dan penyebab utama dari kebutaan. DR dibagi menjadi NPDR, PDR, dan DME. DR banyak ditemukan pada perempuan usia produktif antara 20-64 tahun pada pasien DM tipe 2. Dalam Agama Islam, umat muslim dilarang berlebihan termasuk pola makan, serta menganjurkan untuk berpuasa. Penderita DR hendak menjaga kesehatan mata dan menerapkan pola hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia dan jenis kelamin DR dan tinjauannya menurut pandangan islam. Metode: Penelitian ini bersifat analitik observasional dan menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien DR di RS Puri Cinere tahun 2022-2023. Metode pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan total sampel 22 orang yang memenuhi kriteria dan dianalisis secara statistik frekuensi. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan penderita DR di RSPC sebanyak 22 orang. Penderita NPDR sebanyak 6 orang (27%), PDR sebanyak 12 orang (55%), dan DME sebanyak 4 orang (18%). Penderita DR berdasarkan usia, usia <45 tahun sebanyak 2 orang (9%), dengan distribusi 0 orang (0,0%) NPDR, 2 orang (100,0%) PDR, dan 0 orang (0,0%) DME. Usia 45-64 tahun sebanyak 13 orang (59%), dengan distribusi 5 orang (38,4%) NPDR, 7 orang (53,8%) PDR, dan 1 orang (7,6%) DME. Usia >64 tahun sebanyak 7 orang (32%), dengan distribusi 1 orang (14,2%) NPDR, 3 orang (42,8%) PDR, dan 3 orang (42,8%) DME. Penderita DR berdasarkan jenis kelamin, perempuan sebanyak 13 orang (59%), dengan distribusi 6 orang (46,1%) NPDR, 4 orang (30,7%) PDR, 3 orang (23,0%) DME. Laki-laki sebanyak 9 orang (41%), dengan distribusi 0 orang (0,0%) NPDR, 8 orang (88,8%) PDR, dan 1 orang (11,1%) DME. Analisis data chi-square. Hasil penelitian tidak terdapat hubungan antara usia dengan kejadian DR, namun terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan kejadian DR. Kesimpulan: Penderita retinopati diabetic paling banyak menderita PDR sebanyak 12 orang (55%). Mayoritas penderita DR berusia 45-64 tahun sebanyak 13 orang (59%), dengan penderita terbanyak pada PDR sebanyak 7 orang (53,8%). Penderita DR terbanyak dialami oleh penderita perempuan sebanyak 13 orang (59), dengan mayoritas penderita NPDR sebanyak 6 orang (46,1%). Menurut pandangan Islam, umat muslim dilarang berlebihan termasuk pola makan. Islam menganjurkan untuk berpuasa dan menjaga kesehatan mata
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7820-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Usia, Jenis Kelamin, DM Tipe 2, Retinopati Diabetik, Pandangan Islam. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 07:44 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 07:44 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15376 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
