Iskandar, Farhan (2024) PENGARUH BEKAM TERHADAP GULA DARAH SEWAKTU DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (144kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (63kB) |
|
|
Text
3. HALAMAN PERNYATAAN.pdf Download (53kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (137kB) |
|
|
Text
7. BAB I.pdf Download (142kB) |
|
|
Text
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (131kB) |
|
|
Text
8. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (791kB) |
|
|
Text
9. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (200kB) |
|
|
Text
10. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (225kB) |
|
|
Text
11. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (171kB) |
|
|
Text
12. BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (119kB) |
|
|
Text
14. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (609kB) |
Abstract
Gula Darah Sewaktu (GDS) merupakan istilah yang merujuk pada pengukuran kadar glukosa dalam darah yang diambil pada waktu acak, tanpa mempertimbangkan waktu makan terakhir pasien. Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat di seluruh dunia. Penyakit ini ditandai oleh hiperglikemia, kondisi dimana kadar gula darah melebihi nilai normal, yang disebabkan oleh gangguan produksi atau fungsi insulin. Salah satu terapi alternatif yang mendapat perhatian adalah bekam, sebuah metode pengobatan tradisional yang telah dipraktikkan selama ribuan tahun di berbagai budaya. Bekam dalam Islam menurut hadits Rasullullah SAW sangat menganjurkan pengobatan dengan bekam karena memberikan dampak baik bagi tubuh dan dalam rangka mencari pengobatan alternatif untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani. Metodologi: Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan cross-sectional untuk mengevaluasi efek terapi bekam basah terhadap kadar gula darah sewaktu pada individu. Data dikumpulkan dari kelompok intervensi berupa diberikan terapi bekam dan kelompok kontrol tidak diberikan terapi bekam dengan mengumpulkan kadar gula darah awal sebelum dan sesudah. Analisa data menggunakan uji T-paired test untuk mengevaluasi perbedaan antara kadar gula darah pretest dan posttest. Hasil: Berdasarkan hasil uji t berpasangan p-value sebesar 0,001 menunjukan α = 0.05. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terapi bekam yang dilakukan oleh responden memiliki efek yang signifikan dalam menurunkan kadar gula darah Kesimpulan: Terapi bekam yang dilakukan pada responden memiliki pengaruh yang signifikan dalam menurunkan gula darah. Penurunan kadar gula darah setelah terapi bekam adalah sebesar 22.234 mg/dL, yang menunjukkan terapi bekam dalam membantu pengelolaan kadar gula darah pasien diabetes mellitus.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-7816-FK |
| Uncontrolled Keywords: | Bekam, Gula darah sewaktu, Diabetes. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 06:42 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 06:42 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15371 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
