Wulandari, Shalum Melita (2025) “TAK LAGI DEKAT, TAK LAGI SAMA”: STUDI PHOTOVOICE TENTANG FATHER INVOLVEMENT DARI PERSPEKTIF INDIVIDU DENGAN RIWAYAT AYAH BERSELINGKUH DALAM PERSPEKTIF ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (110kB) |
|
|
Text
4. LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (60kB) |
|
|
Text
2. LEMBAR PERNYATAAN.pdf Download (49kB) |
|
|
Text
6. ABSTRAK.pdf Download (201kB) |
|
|
Text
8. BAB I.pdf Download (300kB) |
|
|
Text
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (316kB) |
|
|
Text
9. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (377kB) |
|
|
Text
10. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (354kB) |
|
|
Text
11. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (842kB) |
|
|
Text
12. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (396kB) |
|
|
Text
13. BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (289kB) |
|
|
Text
15. LAMPIRAN.pdf Download (603kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman individu emerging adulthood mengenai keterlibatan ayah dalam pengasuhan (father involvement) yang memiliki riwayat perselingkuhan. Menggunakan pendekatan fenomenologi dan metode photovoice, lima partisipan berusia 18–25 tahun diwawancarai untuk menggali dinamika hubungan dengan ayah sebelum dan setelah perselingkuhan terjadi. Analisis tematik menghasilkan dua tema utama yakni (1) Spektrum hubungan antara ayah dan anak (2) Dampak multidimensional dari perselingkuhan ayah pada keluarga. Secara lebih spesifik, hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan ayah dan anak mengalami perubahan jarak yang signifikan. Sosok ayah yang sebelumnya dianggap dekat dan mendukung berubah menjadi figur yang menciptakan ketegangan dan sering kali menjadi sumber rasa sakit emosional. Partisipan mengungkapkan perasaan marah, kecewa, kehilangan rasa percaya, dan kecemasan dalam membangun hubungan romantis di masa depan. Meski demikian, mereka berupaya untuk memulihkan diri dengan fokus masa depan. Temuan penelitian ini dapat dijadikan landasan bagi pengembangan intervensi yang bertujuan untuk mempertahankan kualitas keterlibatan ayah, karena pada fase emerging adulthood, individu sedang menghadapi eksplorasi identitas dan ketidakpastian arah hidup sehingga sangat membutuhkan dukungan emosional dan kehadiran orang tua. Dalam perspektif Islam, perselingkuhan merupakan perbuatan yang sangat dibenci dan tergolong dosa besar sebagaimana larangan dalam QS. AlIsra [17]:32. keterlibatan ayah merupakan amanah yang harus dijaga, sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Baqarah [2]:233 tentang kewajiban ayah menafkahi keluarganya, serta hadis riwayat Bukhari-Muslim yang menegaskan setiap ayah akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya dalam keluarga.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-491-PSI |
| Uncontrolled Keywords: | keterlibatan ayah, perselingkuhan, masa dewasa awal (emerging adulthood). |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 04:32 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 04:32 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15320 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
