Wati, Fauziah Arnatya (2024) HUBUNGAN ANTARA SIKAP IMPLISIT DAN EKSPLISIT MAHASISWA KEDOKTERAN TERHADAP POPULASI RENTAN PENYANDANG DISABILITAS SERTA TINJAUANNYA DALAM ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (157kB) |
|
|
Text
04 LEMBAR PENGESAHAN SIDANG.pdf Download (14MB) |
|
|
Text
02. LEMBAR PENYATAAN.pdf Download (10MB) |
|
|
Text
10. ABSTRAK.pdf Download (234kB) |
|
|
Text
14. BAB I.pdf Download (283kB) |
|
|
Text
20. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (276kB) |
|
|
Text
15. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (155kB) |
|
|
Text
16. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (450kB) |
|
|
Text
17. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (284kB) |
|
|
Text
18. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (313kB) |
|
|
Text
19. BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (240kB) |
|
|
Text
21. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (392kB) |
Abstract
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa sikap tenaga kesehatan terhadap penyandang disabilitas dapat mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan yang mereka berikan. Untuk dapat meningkatkan profesionalisme tenaga kesehatan, penting untuk mengidentifikasi kecenderungan bias implisit dan eksplisit terhadap penyandang disabilitas, bahkan sejak mereka dipersiapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana sikap mahasiswa kedokteran dan hubungan antara sikap implisit dan eksplisit mereka terhadap penyandang disabilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif non – experimental dengan teknik accidental sampling. Dalam penelitian ini, sikap implisit diukur dengan Implicit Association Test (IAT) (rsb = 0.876), sedangkan sikap eksplisit diukur melalui kuesioner Explicit Attitude Measurement (α = 0.717). Hasil analisis korelasi terhadap 50 partisipan mahasiswa aktif kedokteran menunjukkan bahwa sikap implisit dan sikap eksplisit tidak berkorelasi secara signifikan dengan nilai (rs= 0.209, p=0.145). Selain itu, data deskriptif menunjukkan bahwa partisipan memiliki kecenderungan untuk memiliki sikap implisit yang sedikit negatif dengan (M=0.339 SD=0.579) dan sikap eksplisit yang cukup positif dengan (M=25.960 SD=4.940). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih terdapatnya mahasiswa kedokteran yang memiliki bias implisit negatif terhadap penyandang disabilitas. Implikasi dari penelitian ini adalah dapat menjadi masukkan dalam perkembangan program pendidikan fakultas kedokteran terkait cara pandang dan sikap mahasiswa mengenai penyandang disabilitas. Dalam tinjauan Islam, sikap implisit yang berasal dari akhlak baik yang dikerjakan secara spontan dan sudah menjadi kebiasaan memiliki hubungan yang positif dengan pasien penyandang disabilitas. Sedangkan, sikap eksplisit yaitu akhlak yang dikerjakan secara sadar dengan niat selain mendapatkan ridha Allah SWT memiliki hubungan yang negatif dengan pasien penyandang disabilitas.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-496-PSI |
| Uncontrolled Keywords: | Mahasiswa Kedokteran, Penyandang Disabilitas, Sikap Eksplisit, Sikap Implisit |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) |
| Depositing User: | Mr. Administrator System Admin |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 07:33 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 07:33 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15297 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
