Nopiyanti, Indri (2025) PERAN RASA KESEPIAN TERHADAP NON-SUICIDAL SELF INJURY PADA EMERGING ADULT DENGAN ORANG TUA YANG BERCERAI SERTA TINJAUANNYA DALAM ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (165kB) |
|
|
Text
04. LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (331kB) |
|
|
Text
02. LEMBAR PERNYATAAN.pdf Download (217kB) |
|
|
Text
06. ABSTRAK.pdf Download (283kB) |
|
|
Text
10. BAB I.pdf Download (401kB) |
|
|
Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (270kB) |
|
|
Text
11. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (345kB) |
|
|
Text
12. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (355kB) |
|
|
Text
13. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (381kB) |
|
|
Text
14. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (417kB) |
|
|
Text
15. BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (300kB) |
|
|
Text
17. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Perceraian orang tua sering kali menimbulkan dampak psikologis yang mendalam, salah satunya adalah rasa rasa kesepian. Dalam beberapa kasus, kesepian terbukti menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan perilaku non-suicidal self-injury (NSSI). NSSI kerap kali ditemukan terjadi pada kelompok emerging adult. Kelompok emerging adult berada pada fase krisis transisi antara remaja dan dewasa dengan tantangan hubungan romantis, pilihan studi dan karir, serta juga menjadi mandiri dari orang tua. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran rasa kesepian terhadap non-suicidal self-injury pada emerging adult dengan orang tua yang bercerai serta mengetahui tinjauannya dalam Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan kuesioner Inventory of Statements About Self-injury (ISAS) untuk mengukur perilaku dan fungsi NSSI dan UCLA Loneliness Scale Version 3 untuk mengukur tingkat kesepian. Partisipan dalam penelitian ini dipilih dengan teknik purposive sampling, berjumlah 56 orang dan berusia 18-25 tahun yang pernah melakukan self injury dan berada pada keluarga yang bercerai. Berdasarkan hasil uji regresi linear sederhana, rasa kesepian memiliki kontribusi yang signifikan terhadap NSSI dengan fungsi intrapersonal, yaitu sebesar 16,8%. Namun, kesepian tidak berperan signifikan terhadap NSSI fungsi interpersonal. Oleh karena itu, emerging adult dari keluarga yang bercerai perlu mendapat perhatian khusus terkait kesepian yang berpotesni melakukan NSSI, sehingga diperlukan dukungan keluarga dan program konseling yang berguna dalam mencegah NSSI. Dalam pandangan Islam, menyakiti diri termasuk perilaku mendzolimi diri sendiri yang sangat dibenci oleh Allah SWT. Islam menganjurkan umatnya untuk mencari pertolongan, baik spiritual maupun sosial apabila menghadapi stres dan berbagai kesulitan dalam kehidupannya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-530-PSI |
| Uncontrolled Keywords: | Kesepian, NSSI, Emerging Adult, Perceraian, Tinjauan Islam |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman L Education > L Education (General) L Education > LB Theory and practice of education L Education > LC Special aspects of education |
| Depositing User: | Indri Nopiyanti |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 02:41 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 02:41 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15293 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
