Aziza, Sabrina (2025) MEMAHAMI DINAMIKA FORGIVENESS PADA ISTRI YANG MENGALAMI PERSELINGKUHAN SUAMI SERTA TINJAUANNYA DALAM ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (173kB) |
|
|
Text
04. LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (10MB) |
|
|
Text
02. LEMBAR PERNYATAAN.pdf Download (8MB) |
|
|
Text
09. ABSTRAK.pdf Download (236kB) |
|
|
Text
15. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (321kB) |
|
|
Text
21. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (251kB) |
|
|
Text
16. BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (319kB) |
|
|
Text
17. BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only Download (288kB) |
|
|
Text
18. BAB 4 HASIL DAN ANALISIS.pdf Restricted to Registered users only Download (660kB) |
|
|
Text
19. BAB 5 FORGIVENESS PADA ISTRI YANG MENGALAMI PERSELINGKUHAN SUAMI MENURUT TINJAUAN ISLAM.pdf Restricted to Registered users only Download (422kB) |
|
|
Text
20. BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN.pdf Restricted to Registered users only Download (251kB) |
|
|
Text
22. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (824kB) |
Abstract
Forgiveness adalah satu proses psikologis yang penting namun tidak mudah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika forgiveness pada istri yang mengalami perselingkuhan suami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Partisipan terdiri dari empat orang istri yang mengalami perselingkuhan dalam pernikahan mereka dan memilih untuk memaafkan dan bertahan dalam pernikahan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa seluruh partisipan belum ada yang benar-benar memaafkan suaminya. Forgiveness dalam penelitian ini tercermin dari hasil analisis tematik pada beberapa partisipan yang mengungkapkan bahwa mereka hanya “memaafkan tetapi tidak melupakan.” Tetapi, beberapa istri berhasil untuk memaafkan suaminya karena faktor anak, mengingat kebaikan suami dan dengan meningkatkan nilai spiritual. Dalam tinjauan Islam, forgiveness adalah pilihan mulia yang sangat dianjurkan. Namun, Islam tidak mewajibkan bagi para istri yang diselingkuhi untuk memaafkan suami yang melakukan perselingkuhan, melainkan pemaafan adalah suatu pilihan bagi individu yang diselingkuhi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-490-PSI |
| Uncontrolled Keywords: | forgiveness, fenomenologi, pernikahan, perselingkuhan. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General) B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman |
| Depositing User: | Sabrina Aziza |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 04:20 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 04:25 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15190 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
