Ananta, Rafifah Putri (2026) Analisis Yuridis Terhadap Izin Kegiatan Penambangan Di Kawasan Hutan Lindung (Studi Putusan Nomor 5553 K/Pid.S/2023). Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. Cover.pdf Download (348kB) |
|
|
Text
05. Halaman Pengesahan.pdf Download (293kB) |
|
|
Text
03. Halaman Pernyataan Orisinalitas.pdf Download (380kB) |
|
|
Text
08. Abstrak.pdf Download (177kB) |
|
|
Text
10. BAB I.pdf Download (498kB) |
|
|
Text
15. Daftar Pustaka.pdf Download (476kB) |
|
|
Text
11. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (356kB) |
|
|
Text
12. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (658kB) |
|
|
Text
13. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (703kB) |
|
|
Text
14. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (297kB) |
Abstract
Kawasan hutan lindung memiliki fungsi strategis sebagai penyangga kehidupan yang berperan menjaga keseimbangan lingkungan, tata air, serta mencegah terjadinya bencana alam. Namun dalam praktiknya, kawasan hutan lindung masih sering dimanfaatkan untuk kegiatan penambangan yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan perizinan dalam kegiatan penambangan di kawasan hutan lindung, mengkaji pertimbangan majelis hakim dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 5553 K/Pid.Sus/2023, serta menelaah pandangan Islam terhadap kegiatan penambangan di kawasan hutan lindung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta literatur hukum dan keislaman yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan penambangan di kawasan hutan lindung pada prinsipnya dilarang, kecuali memenuhi persyaratan perizinan yang ketat dari Menteri yang berwenang sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan di bidang kehutanan dan pertambangan. Dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 5553 K/Pid.Sus/2023, majelis hakim menegaskan bahwa kegiatan penambangan tanpa izin di kawasan hutan lindung telah memenuhi unsur tindak pidana kehutanan dan merupakan bentuk pelanggaran hukum. Dari perspektif Islam, kegiatan penambangan di kawasan hutan lindung yang dilakukan tanpa izin dan menimbulkan kerusakan lingkungan bertentangan dengan prinsip amanah, tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi, serta kewajiban menjaga kelestarian alam demi kemaslahatan bersama.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-1136-FH |
| Uncontrolled Keywords: | Hutan Lindung, Izin Penambangan, Pertimbangan Hakim, Hima |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Depositing User: | Rafifah Ananta |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 07:09 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 02:14 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/15130 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
