Anggraini, Chike Ismi (2025) HUBUNGAN EMOTIONAL REGULATION DENGAN PERILAKU PHUBBING REMAJAAKHIR SERTA TINJAUANNYA MENURUT ISLAM HUBUNGAN EMOTIONAL REGULATION DENGAN PERILAKU PHUBBING REMAJAAKHIR SERTA TINJAUANNYA MENURUT ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
|
Text
01. COVER.pdf Download (14kB) |
|
|
Text
04. LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (89kB) |
|
|
Text
02. LEMBAR PERNYTAAN.pdf Download (172kB) |
|
|
Text
07. ABSTRAK.pdf Download (241kB) |
|
|
Text
12. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (300kB) |
|
|
Text
18. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (269kB) |
|
|
Text
13. BAB II KAJIAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (275kB) |
|
|
Text
14. BAB III METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only Download (411kB) |
|
|
Text
15. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only Download (288kB) |
|
|
Text
16. BAB V HUBUNGAN EMOTIONAL REGULATION dengan PERILAKU.pdf Restricted to Registered users only Download (434kB) |
|
|
Text
17. BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN.pdf Restricted to Registered users only Download (137kB) |
|
|
Text
19. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (524kB) |
Abstract
Phubbing merupakan perilaku seseorang yang mengabaikan kehadiran dalam interaksi sosial karena terlalu fokus pada smartphone. Fenomena ini banyak terjadi pada remaja akhir dan dapat mengganggu kualitas hubungan interpersonal. Salah satu faktor yang berperan dalam mengurangi perilaku ini adalah kemampuan dalam emotional regulation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Hubungan emotional regulation dengan perilaku phubbing pada remaja akhir serta tinjauannya menurut Islam”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel berjumlah 152 remaja akhir berusia 18-21 tahun dengan menggunakan non-probability sampling dengan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah emotion regulation questionnaire (ERQ) dan generic scale of phubbing (GSP) versi Bahasa Indonesia. Hasil penilitian ini menunjukkan adanya hubungan negatif yang sangat kuat dan signifikan antara emotional regulation dengan perilaku phubbing pada enam dari delapan hipotesis yang diajukan, yaitu hubungan cognitive reappraisal dengan interpersonal conflict, selfisolation, dan problem acknowledgement, serta hubungan expressive suppression dengan nomophobia, interpersonal conflict, dan self-isolation. Artinya, individu yang dengan emotional regulation yang baik cenderung tidak mudah terdistraksi oleh penggunaan smartphone saat berinteraksi dengan seseorang. Sebaliknya, kesulitan dalam emotional regulation dapat mendorong seseorang untuk melakukan perilaku phubbing dan mencari pelarian melalui smartphone. Hal ini juga sesuai dengan pandangan dalam perspektif Islam bahwa kemampuan emotional regulation yang baik dapat menghindarkan perilaku phubbing. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi remaja dan lingkungan sosial dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya emotional regulation di era digital.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | S-523-PSI |
| Uncontrolled Keywords: | Emotional regulation, Phubbing, Remaja akhir |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General) B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Depositing User: | Chike Anggraini |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 02:49 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 02:55 |
| URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/14843 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
