Faradiba, Maulidya (2022) ANALISIS HUBUNGAN TINGKAT INSOMNIA DENGAN FUNGSI KOGNITIF (MEMORI) PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI ANGKATAN 2018 DI MASA PANDEMI COVID-19 SERTA TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM. Diploma thesis, Universitas YARSI.
Preview |
Text
01. COVER .pdf Download (40kB) | Preview |
Preview |
Text
02. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (94kB) | Preview |
Preview |
Text
03. SURAT PERNYATAAN.pdf Download (78kB) | Preview |
Preview |
Text
05. ABSTRAK DAN KATA KUNCI.pdf Download (29kB) | Preview |
Preview |
Text
08. BAB I.pdf Download (81kB) | Preview |
Preview |
Text
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (93kB) | Preview |
![]() |
Text
09. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (334kB) |
![]() |
Text
10. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (57kB) |
![]() |
Text
11. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (73kB) |
![]() |
Text
12. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (369kB) |
![]() |
Text
13. BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (24kB) |
![]() |
Text
15. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (219kB) |
Abstract
Latar Belakang: Coronavirus Disease (COVID-19) disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). Insomnia didefinisikan sebagai ketidakmampuan untuk mendapatkan jumlah waktu tidur yang dibutuhkan untuk bangun dengan perasaan segar dan merasakan istirahat yang cukup. Individu dengan insomnia secara konsisten melaporkan mengalami penurunan fungsi kognitif, kesulitan berkonsentrasai, kesulitan membuat keputusan dan kinerja lebih buruk dalam memori. Insomnia merupakan salah satu bentuk Ghaflah atau kelalaian karena tidak memberikan tubuh istirahat dengan cukup. Metode: Jenis penelitian adalah deskriptif analitik dengan rancangan cross-sectional pada 73 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2018 yang dipilih dengan teknik penetapan sampling secara non-probability, ditetapkan secara purposive. Data dikumpulkan menggunakan 2 pengukuran, kuisioner KSPBJ-IRS dan tes Digit Span (Forward dan Backward). Hasil penelitian diolah menggunakan program SPSS dan metode Chi-square, dan uji korelasi bivariat Hasil: Gambaran fungsi kognitif (memori) didominasi dengan tingkat atensi buruk sebanyak 52 responden (71,2%) dan 31 responden tidak ada keluhan insomnia (42,5%) Hasil perhitungan data secara uji statistik bivariat chi-square dengan p-value = 1,000 menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara tingkat insomnia dengan fungsi kognitif (memori). Kesimpulan: Tidak ditemukan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat insomnia dengan fungsi kognitif (memori) pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2018.
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Additional Information: | S-7265-FK |
Uncontrolled Keywords: | Pandemi, COVID-19, Insomnia, Fungsi kognitif, memori, mahasiswa kedokteran |
Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine R Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry |
Depositing User: | Maulidya Faradiba |
Date Deposited: | 19 Dec 2024 07:26 |
Last Modified: | 19 Dec 2024 07:26 |
URI: | http://digilib.yarsi.ac.id/id/eprint/12579 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |